BERDAMAILAH

Imajinasi di depan teras 
rumah minimalis


Oleh : Ahmad Sn


Di depan teras rumah minimalis dengan imajinasi menguasai diri. Lamanya waktu menjadi saksi untuk raga yang gugup lalu hilang, menunggu habisnya hari lalu berganti, berharap bahagia menyapanya. 

Sejak itu pena dan selembar kertas menjadi teman pengisi kekosongan, motivasi penyemangat selalu didengar kala rapuh. Kalimat suci terlintas begitu saja, hingga hampa hati terasa. tepat di sore hari, sedikit memandang diri di kaca jendela rumah, sewajarnya saja kata sosok dalam kaca, Berdamailah.



Cukup sampai di situ dulu pesan-Nya, selebihnya mungkin nanti.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jiwa Yang Tenang

2 : 216

APA ITU HIDUP ?